sapy_stories

31 Januari 2009

Cost of capital

Filed under: 1 — anzbie86 @ 1:18 pm

Cost of capital (biaya modal) adalah biaya yang diperhitungkan karena penggunaan modal tertentu, baik biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh modal tersebut maupun biaya yang terpaksa harus diperhitungkan selama penggunaan modal tersebut. Modal sendiri juga mempunyai biaya. Biaya yang diperhitungkan bagi modal saham dan laba ditahan adalah minimal sebesar oppurtunity cost dari dana tersebutatau sebesar tingkat keuntungan minimum yang disyaratkan oleh pemegang saham atau investor (minimum required rate of return). Bahkan untuk mengeluarkan saham baru diperlukan biaya, yang disebut biaya emisi. Biaya emisi ini harus diperhitunkan dalam menentukan biaya penggunaan dana yang berasal dari saham.
Biaya modal (cost of capital) dapat juga dikatakan sebagai tingkat keuntungan yang diperlukan untuk mempertahankan nilai pasar perusahaan. Karena itu, manajer harus tahu berapa biaya modal bagi perusahaannya, terutema pada waktu :
1. pengambilan keputusan penganggaran modal (capital budgeting decisions) karena biaya modal itu akan menentukan penawaran dana pada perusahaan, dan dikaitkan dengan kemampuan perusahan memperoleh keuntungan, maka perusahan hanya akan menarik pinjaman apabila pinjaman itu mempunyai biaya yang lebih kecil dari keuntungan itu.
2. penentuan struktur modal yang optimal juga kebijakan dividen yang optimal.
3. pengambilan keputusan tentang penggunaan leasing, pelunasan obligasi, dan dalam manajemen modal kerja.
Dalam penentuan biaya modal dibutuhkan informasi mengenai biaya sumber dana secara individual, dan bobot optimal sumber dana dalam struktur modal jangka panjang.
Umumnya investor dipasar modal akan menilai masing-masing surat berharga dengan cara menggandakan arus pendapatan yang diharapkan dari surat berharga tersebut dengan discount rate surat berharga tak berisiko. Discount rate itulah yang disebut dengan tingkat keuntungan yang disyaratkan (required rate of return) bagi surat berharga tersebut. Artinya investor tidak akan membeli surat berharga tertentu apabila surat berharga itu tidak mampu memberikan pendapatan minimum sebesar discount rate yang dianggap sebagai required rate of return-nya. Dengan kata lain bahwa tingkat keuntungan yang disyaratkan (required rete of return) dapat dianggap sebagai tingkat keuntungan minimum yang dibutuhkan agar investor bersedia membeli atau memiliki surat berharga tertentu. Jadi, tingkat keuntungan yan disyaratkan bagi surat berharga tertentu (k), merupakan biaya modal bagi surat berharga tersebut. Biaya modal keseluruhan (overall cost of capital) adalah biaya modal rata-rata dari masing-masing surat berharga yang digunakan dalam struktur modal jangka panjang.
Untuk menaksir biaya modal, akan digunakan dua pendekatan, yakni :
1. secara konvensional, dimana biaya masing-masing dana ditaksir dengan menggunakan konsep penilaian (valuation) terhadap dana secara individual, sehingga yang diperoleh adalah biaya modal rata-rata.
1.1 Biaya hutang jangka pendek, terdiri dari hutang dagang dari leverensir, hutang wesel, dan kredit jangka pendek dari bank yang keseluruhannya itu kurang dari satu tahun.
Biaya hutang dagang = cash discount yang hilang 1tahun dibagi Rata-rata hutang dagang 1tahun

Biaya hutang wesel = Bunga tetap dibagi Hutang yang diterima nyata

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: