sapy_stories

31 Januari 2009

Hedging Sebagai Proteksi Portfolio Obligasi

Filed under: 1 — anzbie86 @ 1:32 pm

Apakah ada cara untuk mengurangi dampak negatif fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap pelaku bisnis ataupun perekonomian secara keseluruhan? Fluktuasi nilai tukar rupiah saat ini memang sudah tidak separah beberapa tahun lalu. Pada periode 2003-2005, misalnya, nilai tukar rupiah sempat bergerak dari Rp 8.285 (nilai tukar pada akhir bulan) pada Juni 2003 ke Rp 10.310 per dollar AS pada September 2005. Sejak tahun 2006 boleh dikatakan rupiah relatif stabil dan tidak pernah melemah ke atas sepuluh ribu lagi.
Banyak faktor penentu nilai tukar rupiah bergejolak. Namun, pemicu utamanya akhir-akhir ini adalah pergerakan di bursa saham Amerika Serikat. Kekhawatiran akan problem kredit subprime menyebabkan bursa saham AS terkoreksi secara signifikan. Bursa saham global pun ikut terkoreksi dengan signifikan.
Untuk Indonesia, dampaknya tidak hanya berhenti di bursa saham. Ketika investor asing melepas sahamnya di pasar domestik, timbul kekhawatiran akan terjadinya capital flow reversal secara masif (atau hot money keluar dari Indonesia secara masif). Akibatnya, timbul ekspektasi rupiah akan melemah secara signifikan, yang membuat banyak kalangan membeli dollar (untuk spekulasi ataupun untuk menutupi kebutuhan dollarnya pada masa yang akan datang) yang membuat rupiah menjadi benar-benar melemah.
Sebaliknya, ketika bursa saham AS membaik, modal asing pun kembali masuk ke pasar modal Indonesia, yang diperkirakan akan meningkatkan permintaan terhadap rupiah. Kurs rupiah pun menguat signifikan, seiring dengan naiknya IHSG.
Ada juga faktor lain yang membuat nilai tukar rupiah tak dapat sepenuhnya dikendalikan dari dalam negeri, misalnya produk derivatif non-deliverable forward (NDF). NDF adalah suatu kontrak forward jangka pendek dengan keuntungan atau kerugian pada waktu jatuh tempo dihitung dengan menghitung selisih antara nilai tukar yang telah disetujui dan nilai tukar yang terjadi di pasar spot pada saat kontrak tersebut jatuh tempo. Yang dibayarkan pada waktu kontrak jatuh tempo hanyalah selisih tersebut. NDF merupakan instrumen hedging yang populer untuk mata uang yang tidak diperdagangkan secara internasional (seperti rupiah).
NDF dapat memengaruhi arah pergerakan nilai tukar rupiah. Misalnya, libur Lebaran (11 Oktober) pasar spot USD/IDR (dollar/rupiah) dalam negeri ditutup di sekitar Rp 9.065 dan ternyata pada 17 Oktober kurs dibuka pada level Rp 9.100/ Rp 9.120 per dollar. Hal ini terjadi karena selama pasar Jakarta libur, ternyata pasar NDF (di Singapura) tetap bekerja membentuk harga yang cenderung ditutup melemah dari hari ke hari. Ketika pasar Jakarta buka, kurs langsung melompat (tertinggi 9.145) walaupun akhirnya dollar ditutup melemah di level Rp 9.090/Rp 9.100.
Nilai tukar rupiah kita saat ini memang tidak lagi dipatok terhadap dollar. Saat ini nilai tukar rupiah dibiarkan bergerak agak longgar sesuai dengan kekuatan pasar. Namun, pergerakan nilai tukar yang terlalu liar juga bukan hal yang dikehendaki di dalam sistem nilai tukar yang kita anut sekarang.
Investor dan penasihat investasi, harus memproteksi dan melakukan hedging (strategi yang di design untuk meminimalisasi tekanan dari risiko yang tidak diinginkan, sambil mengizinkan bisnis untuk mengambil profit dari aktivitas investasi.
Pada sebuah review dari Bank of America’s yang berjudul “Taxable-Exempt Bond Portfolio: Protecting Imbedded Gains” menyebutkan bahwa, investor dapat melakukan hedging pada tingkat pajak tetap dibebaskan pada portfolio obligasi.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: